Pages

Wednesday, November 29, 2017

Pembelajaran dan proses- proses kognitif



A.    Melihat pembelajaran dari persfektif yang berbeda
Dalam pembahasan kali ini kita mendefinisikan pembelajaran sebagai perubahan jangka panjang dalam representase atau asosiasi mental sebagai hasil pengalaman. Dalam definisi diatas ada tiga bagian yaitu: pertama, pembelajaran adalah proses jangka panjang, yaitu lebih dari sekedar penggunaan imformasi singkat dan sambil lalu(misalnya menghafal nomor telepon sekedar untuk menghubungi nomor tersebut), namun tidak tersimpan selamanya. Kedua, pembelajaran melibatkan melibatkan representase dan keterampilan baru diperoleh. Ketiga, pembelajaran adalah proses perubahan yang dihasilkan dari pengalaman.
Selama bertahun- tahun, para peneliti telah menggunakan pendekatan yang berbeda dalam studi pembelajaran manusia. Awalnya para psikolog meminta orang melihat ke dalam kepala mereka dan menggambarkan apa yang mereka lakukan secara mental, pada tahun 1990-an mulai memfokuskan pada dua hal yang bisa diamati dan diukur secara objektif,  peristiwa lingkungan atau stimuli, dan prilaku manusia atau respon, dan mengidentifikasi sebab dari keduanya. Karena penekanannya terhadap prilaku maka pendekatan ini disebut pendekatan behaviorisme. Pada tahun 1960-an ahli pembelajaran mulai menyadari bahwa mereka tidak dapat sepenuhnya memahami pembelajaran kecuali jika selain mempelajari prilaku, mereka juga mempelajari pikiran. Persfektif ini disebut psikologi kognitif. Pendekatan yang ketiga yaitu teori kognitif sosial, yaitu mengintegrasikan elemen- elemen psikologi kognitif dan behaviorisme. Teorikognitif sosial antara lain membahas bagaimana seorang belajar dengan saling mengamati dan bisa menjelaskan.
B.     Asumsi dasar psikologi kognitif
1.      Proses kognitif memengaruhi apa yang dipelajari. Proses kognitif adalah hal- hal spesifik yang dilakukan para pembelajar secara mental ketika mereka berusaha menafsikandan mengingat apa yang mereka lihat, dengar, dan pelajari.
2.      Orang akan selektif dengan apa yang mereka proses dan pelajari. Orang secara konstan di bombardir dengan informasi. Pertimbangkan berapa banyak stimul yang anda terima sekarang ini, dan anda telah mengabaikan sebagian besar stimuli tersebut hingga saat ini.
3.      Makna dikontraksi oleh pembelajar, bukan diambil langsung dari lingkungan. Proses kontruksi adalah proses inti banyak teori kognitif tentang belajar. Pembelajar mengambil sejumlah potongan informasi yang terpisah dan mengguankannya untuk menciptakan pemahaman atau tafsiran atas dunia sekelilingnya.
4.      Pengetahuan dan keyakinan yang telah dimiliki memainkan peran utama dalam makna- makna yang dikontruksi orang. Salah satu sebab mengapa siswa yang berbeda dalam kelas yang sama mempelajari hal yang berbeda adalah karena mereka memiliki kumpulan pengetahuan dan keyakinan yang berbeda yang mereka gunakan ketika menafsirkan informasi dan peristiwa- peristiwa baru.
5.      Perubahan pematangan dalam otak memungkinkan proses kognitif yang semakin canggih seiring bertambahnya usia. Otak anak berkembang seiring waktu. Perubahan tersebut hampir pasti merupakan penyebab utama anak- anak menjadi mampu melakukan proses- proses kgnitif yang semakin efektif, rentang perhatian yang lebih lama, meningkatkan kemampuan untuk mengorganisasikan dan mengintegrasikan informasi dsb.
6.      Orang terlibat aktif dalam pembelajaran mereka sendiri. Pembelajar adalah- dan pada kenyataannya, harus menjadi, partisipan aktif dalam proses pembelajaran mereka sendiri.
C.     Istilah istilah kunci dalam psikologi kognitif
Beberapa istilah seperti memori, penyimpanan, pengkodean, dan pemanggilan, akan muncul pada pembahasan psikologi kognitif. Istilah memori merujuk kepada kemampuan pembelajar untuk secara mental menyimpan hal- hal yang telah mereka pelajari sebelumnya.
Istilah penyimpanan merujuk kepada proses menempatkan apa yang dipelajari ke dalam memori sejak awal. Pembelajar jarang menyimpan informasi persis seperti yang mereka terima, mereka melakukan pengkodean yaitu memodifikasi informasi dengan suatu cara. Contoh ketika mendengarkan cerita. Anda mungkin membayangkan tokoh dala cerita tersebut, sekaligus mengkode dalam bentuk  input verbal sebagai gambar visual.
Pada satu titik setelah anda menyimpan informasi dalam memori, anda mungkin mendapati bahwa anda perlu menggunakannya. Proses mengingat informasi yang telah disimpan sebelumnya- yaitu menemukannya dalam memori- disebut pemanggilan.
D.    Sebuah model memori manusia
1.      Karasteristik sensory register
Sensory register adalah komponen memori yang menyimpan informasi yang diterima, yaitu imput, lebih kurang dalam betuk asli, belum dikode. Sensory magister memiliki kapasitas besar dan dapat menyimpan sangat banyak informasi dalam satu waktu.
2.      Memindahkan informasi ke memori kerja : peran atensi
Informasi sensori tidak dapat bertahan lama, namun kita dapat mempertahankannya dengan mengkodenya dengan cera yang minimal. Langkah pertama dalam proses ini adalah atensi (perhatian): apa saja yang diperhatikan orang secara mental untuk dipindahkan ke memori kerja.
3.      Karasteristik memori kerja ( jangka pendek)
Memori kerja adalah komponen memori dimana kita tetap memusatkan perhatian pada informasi untuk waktu singkat selagi kita berusaha memahaminya. Memori kerja merupakan tempat sebagian besar proses kognitif aktif secara aktual berlangsung.
4.      Memindahkan informasi ke memori jangka panjang: mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan awal.arah panah antara memori kerja dan memori jangka panjang menunjuk dua arah. Proses menyimpan informasi pada memori jangka panjang yaitu biasanya melibatkan pengambilan informasi lama yang sudah disimpan disana- karenanya secara kontemporer memikirkannya dalam memori kerja.
5.      Karasteristik memori jangka panjang
Karasteristik memori jangka panjang adalah tempat dimana pembelajar menyimpa pengetahuan dan keyakinan umum mereka tentang dunia, hal- hal yang mereka tela pelajari di sekolah, dan ingatan mereka tentang apa yang mereka tentang peristiwa peribadi mereka.
6.      Kritik terhadap tiga komponen
Model tiga komponen yang telah dijelaskan terlalu menyederhanakan dan mungkin mengkotak- kotakkan karasteristik memori manusia. Penelitian menghasilkan hasil beagam tentang apakah memori kerja dan memori jngka panjang merupakan entitas terpisah atau bukan. Beberapa psikolog menyatakan bahwa memori kerja dan jangka panjang hanya mencerminkan kodisi aktivasi yang berbeda dari satu memori tunggal. Menurut pandangan ini, semua informasi yang disimpan dalam memori berada dalam kondisi aktif dan tidak aktif. Walaupun demikian model tiga komponen, meski tidak sempurna, dapat membantu kita mengingat aspek- aspek belajar dan memori yang kita mesti pertimbangkan ketika kita mengajar.

No comments:

Post a Comment