Pages

Tuesday, September 12, 2017

pengertian, bagian- bagian, pelaksanaan dan interpretasi tes minat Lee Thorpe


                                                             BAB I
    PENDAHULUAN           

A.    Latar belakang
Minat merupakan factor dalam diri individu yang menunjukkan pada typical performance. Dalam konteks pekerjaan,tampilan ini mengacu pada senang dan tidak senangnya individu pada suatu bidang pekerjaan.Seseorang akan menjadi berhasil apabila pada dirinya memiliki kemampuan dan disertai minat yang tinggi terhadap pekerjaan yang diembannya. Pengukuran minat telah dimulai sejak munculnya konseling karier. Pada tahun 1908, Frank Parsons, bapak bimbingan karier, menyatakan bahwa individu membutuhkan pemahaman yang jelas tentang kemampuan, bakat, minat, ambisi-ambisi, kelebihan, kekurangan dan “penyebab” kekurangan itu.
Di samping menekankan berbagai karakteristik yang dimiliki klien, tampaknya minat merupakan salah satu karakteristik yang paling menarik perhatian konselor karier. Hal ini terbukti dengan dikembang-kannya pengukuran minat oleh E.K. Strong Jr. pada tahun 1927, yang dinamai The Strong Vocational Interest Blank (SVIB), yang kemudian direvisi pada tahun 1985. Inventori minat lain yang dikembangkan pada awal perkembangan konseling karier adalah Kuder Preference Record, yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1934, dan kemudian direvisi pada tahun 1985. Pada saat ini telah berkembang lebih dari 200 inventori minat jabatan, yang memiliki reliabilitas dan validitas yang baik. Inventori minat jabatan dirancang untuk mengukur dan menganalisis minat jabatan individu.Alat ini merupakan pengukuran performasi jabatan dan bukan tes kemampuan atau keterampilan jabatan..
Pada tahun 1977/1978, T.Raka Joni dkk mengadaptasi tes minat jabatan leeThorpe.Tes yang diadaptasikan meliputi 6 bidang yaitu (1) pribadi-sosial,(2) natural,(3) mekanik,(4) bisnis.(5) seni.(6) sains. Di samping itu perangkat yang sama di maksudkan untuk mengungkap tipe-tipe minat yang berkaitan dengan verbal, manipulative, dan komputasional.Di samping itu,juga mengungkap tingkat minat yang terdiri atas tugas rutin,tugas yang mempersyarat keterampilan,dan tugas yang mempersyarat pengetahuan, keterampilan, dan pertimbangan keahlian.
B.     Rumusan masalah
1.      Apakah yang dimaksud tes minat lee thorpe?
2.      Apa saja bidang- bidang minat yang terdapat dalam tes minat lee thorpe?
3.      Apa saja tipe- tipe minat dalam tes minat lee thorpe?
4.      Apa saja bagian- bagian dari tes minat lee thorpe?
5.      Bagaimana pelaksanaan tes minat lee thorpe?
6.      Bagaimana cara penilaian dan interpretasi hasil tes minat lee thorpe?
C.    Tujuan penulisan
1.      Untuk mengetahui deskripsi tentang tes minatlee thorpe.
2.      Untuk mengetahui bidang- bidang minat yang terdapat dalam tes minat lee thorpe.
3.      Untuk mengetahui tipe- tipe minat dalam tes minat lee thorpe.
4.      Untuk mengetahui bagian- bagian dari tes minat lee thorpe.
5.      Untuk mengetahui cara pelaksanaan tes minat lee thorpe.
6.      Untuk mengetahui cara penilaian dan interpreasi hasil tes minat lee thorpe.


BAB II

PEMBAHASAN

A.    Deskripsi Tes Minat Lee-Thorpe

Minat merupakan faktor dalam diri anak yang menujuk pada Typical perforamance ( Cronbach, 1984 ). Dalam konteks pekerjaan, tampilan ini mengacu pada suat bidang pekerjaan. Seringkali faktor ini tidak dapat dipisahkan dari kemampuan (maxsimum performance). Anak dapat berhasil apabila pada dirinya memiliki kemampuan dan disertai minat yang tinggi terhadap pekerjaan yang diembangnya.
Dengan mudah kita dapat menanyakan kepada anak bidang minat apakah yang ada di dalam dirinya. Apabila ini ditanyakan langsung, kemungkinan akan diperoleh jawaban namun dimungkinkan jawaban ini tidak realistis atau hanya berdasarkan pada kepantasan sosial. Untuk itu para ahli psikologi mencoba untuk mengembangkan seperangkat alat berupa tes atau inventori yang diharapkan akan dapat memberikan gambaran yang sebenarnya mengenai minat, khususnya minat terhadap pekerjaan. Di antara mereka dikenal dengan nama Lee dan Thorpe (1956) yang mengembangkan seperangkat inventori minat jabatan.
Inventori minat jabatan dirancang untuk mengukur dan menganalisis minat jabatan anak. Alat ini merupakan pengukuran performansi jabatan dan bukan tes kemampuan atau keterampilan kabatan. Tujuan utama dari inventori ini adalah untuk membantu menemukan minat jabatan dasar pada anak. Informasi ini dapat dipergunakan untuk membantu anak yang bersangkutan menjadi pekerja atau orang yang berminat, memiliki penyesuaian diri yang baik dan efektif. T. Raka Joni dkk (1977) mengadaptasi tes minat jabatan Lee-Thorpe. Tes yang diadaptasi meliputi 6 bidang minat yaitu, pribadi sosial (personal-social), natural (natural), mekanik (mechanical), bisnis (business), seni (art), dan sains (sciences). Di samping itu perangkat yang sama dimaksudkan untuk mengungkap tipe-tipe minat yang berkaitan dengan verbal, manipulatif dan komputasional dan tingkat minat yang terdiri atas (a) tugas rutin (tingkat rutin), (b) tugas yang mempersyaratkan pengetahuan, ketrampilan, dan pertimbangkan keahlian (tingkat profesional).
Tes minat jabatan ini berisi 240 item berpasangan. Informasi yang akan diperoleh melalui tes ini berupa ekpresi minat anak terhadap aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaan. Administrasi tes ini tidak menuntut latihan teknik pengukuran yang tinggi bagi tester. Namun demikian tester harus menguasai benar akan tes minat jabatan ini dan petunjuk khusus pengadministrasiannya.
Batas waktu mengerjakan bergantung pada masing-masing testi, tidak ada batas waktu yang ketat. Yang penting bahwa semua testi dipersilahkan dan didorong untuk menjawab semua item. Waktu yang digunakan berkisar 40 menit.

B.     Bidang-Bidang Minat dalam Tes Minat Lee-Thorpe

1.      Bidang minat : pribadi sosial ( personal social)
Bidang ini mencakup pekerjaan-pekerjaan yang menuntut hubungan pribadi dan bidang pelayanan. Hasil pengukuran yang tinggi dibidang ini menggambarkan keinginan yang tinggi dari orang tersebut untuk membantu orang lain. Bidang pelayanan pribadi, pelayanan sosial, pengajaran, kepengacaraan, pelayanan kesehatan, penyuluhan dan kepenasehatan merupakan sebagian bidang kerja yang mementingkan peran hubungan pribadi.
2.      Bidang minat : natural (natural)
Bidang ini mencakup kegiatan-kegiatan yang dilakukan di alam terbuka dan memberi banyak kesempatan untuk bergaul dengan hewan dan tumbuh-tumbuhan. Skor yang tinggi di bidang natural diharapkan berminat di bidang pertanian dan dalam pelestarian sumber-sumber alam. Pekerjaan yang tercakup disini seperti pertanian dan peternakan, pemeliharaan hewan, perkebunan dan tempat wisata alam, perikanan, penyediaan makanan hewan, dan pekerjaan di pantai.
3.      Bidang minat: mekanik ( mechanical)
Minat mekank meliputi bidang kegiatan yang mempersyaratkan pemahaman mekanika dan permesinan. Pekerjaan seperti penyediaan dna perbaikan alat mesin, operator mesin, kerja kontruksi, perancang,operator pengeboran merupakan sebagian dari pekerjaan yang membutuhkan minat dibidang permesinan dan mekanika.
4.      Bidang minat : bisnis (business)
Bidang ini ditandai dengan kegiatan-kegiatan perniagaan dalam arti luas. Tekanan terletak pada kontak bisnis yang berbeda dengan kontak pribadi dan sosial pada umumnya. Kontak dilandasi dengan perhitungan keuntungan memainkan peranan penting disini. Skor yang tinggi di bidang penjualan, manajemen, perdagangan, aktivitas distribusi, kerja kantor dan kesekretariatan, perbankan menggambarkan minat di bidang bisnis.
5.      Bidang minat: Seni (art)
Minat dalam musik, novel, dan seni lainnya ditampakkan dalam skor tinggi di bidang ini. Keinginaan untuk meningkatkan kualitas estetika melalui kehidupannya sehari-hari seperti mengatur bunga dan kursi, tata ruang dan halaman digambarkan dari minat di bidang ini.
6.      Bidang minat: sains (the sciences)
Keinginan untuk memahami dan memanipulasi lingkungan fisik dimana kita hidup merupakan dasar minat di bidang ini. Pekerjaan yang tercakup di dalamnya meliputi kerja laboratorium, produksi minyak , kimia terapan, penelitian kimia, penelitian biologi, dan rekayasa ilmiah.

C.    Tipe-Tipe dalam Tes Minat Lee-Thorpe

1.      Tipe minat: verbal
Tipe minat verbal ditandai dengan penekanan pada penggunaan kata-kata dari suatu dunia kerja. Kata-kata yang dimaksud bisa jadi tertuls maupun lisan yang dipakai untuk mengemukakan ide-idenya secara berhasil. Kata-kata dapat digunakan untuk membantu orang lain. Untuk mendeskripsikan keindahan, untuk merayu orang lain agar menerima idenya.
2.      Tipe minat: manipulatif
Tipe manipulatif apabila pekerjaan mempersyaraktkan penggunaan obyek. Individu menjadi puas bekerja dengan benda atau obyek-obyek. Aktivitasnya meliputi perbuatan kreatif maupun tugas rutin di bawah pengarahan supervisor.
3.      Tipe minat: komputasional
Tipe ini merupakan gabungan pengguanaan kata dan benda yang berisi item-item yang berhubungan dengan simbol atau konsep angka.

D.    Bagian-Bagian Tes Minat Lee-Thorpe

Tes minat jabatan adaptasi dari Lee dan Thorpe teridi atas dua bagian. Bagian I berisi 120 pasangan pekerjaan (=240 pekerjaan) dan bagian II terdiri atas 30 nomor (=90 pekerjaan). Terdapat 40 item untuk setiap bidang minat yang terdiri 10 pilih menggambarkan tingkat minat rutin, 20 tingkat menengah, dan 10 tingkat profesional. Sabaran pilihan pekerjaan menjadi 12 kelompok 12 kelompok (A,B,C,D,E,F,G,H,I,J,K,L). Bidang minat digambarkan dengan menjumlah skor sebagai berikut :
            A + C = skor bidang minat pribadi-sosial
            B + D = skor bidang minat natural
            E + G = skor bidang minat mekanik
            F + H= skor bidang minat bisnis
            I + K = skor bidang minat seni
            J + L = skor bidang minat sains
            Tipe minat digambarkan melalui menghitung jawaban-jawaban yang berkode +, 0, dan = atau-, kode-kode itu menggambarkan:
+ = skor tipe minat verbal
0 = skor minat manipulatif, dan
= /- = skor tipe minat komputatif.
            Tingkat minat diperoleh melalui menghitung hasil pekerjaan bagian II. Tes bagian II dikelompokkan menjadi 6 (A,B,C,D,E,F). Lembar jawaban tes minat jabatan Lee- Thorpe.

E.     Langkah-langkah Pelaksanaan Tes Minat Lee-Thorpe

1.      Pesiapan:
a.       Mempersiapkan buku tes dan lembar jawaban
b.      Mempersiapkan pensil atau ball point dan penghapus
2.      Pelaksanaan:
a.       Mengatur tempat duduk testi
b.      Menjelaksan tujuan dan manfaat diadakannya tes minat Lee- Thorpe
c.       Membagi lembar jawaban dan testi disuruh mengisi identitas sesuaiyang tercantum dalam lembar jawaban
d.      Membagikan buku tes dengan terlebih dahulu mengatakan jangan membuka buku tes ini sebelum  diperintahkan
e.       Menjelaskan petunjuk cara mengerjakan seperti yang terdapat dalam buku tes.
Petunjuk cara mengerjakan:
Tes ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian I dan bagian II. Soal-soal bagian I berupa uraian-uraian singkat tentang bermacam-macam pekerjaan. Setiap nomor terdiri atas dua buah uraiian pekerjaan. Tugas anda ialah memilih salah satu pekerjaan dari setiap nomor, yaitu uraian pekerjaan yang paling anda senangi.
            Meskipun pekerjaan-pekerjaan tersebut merupakan cara mencari nafkah, akan tetapi anda jangan mempertimbangkan berapa gajinya, syarat-syarat sekolahnya, atau bagaimana pendapat orang tentang pekerjaan atau uraian pekerjaan tersebut. Jadi anda harus memilih salah satu dari kedua-duanya sebetulnya tidak anda senangi atau kedua-duanya anda sukai. Perlu anda ketahui bahwa disini tidak ada pilihan yang salah atau betul
            Sekarang perhatikan terlebih dahulu lembar jawaban bagian I. dari atas kebawah terdapat huruf-huruf A sampai L. sedangkan dari kiri ke kanan terdapat angka-angka. Cara mengerjakan tes ini adalah sebagai berikut:
Contoh :
A1. Mengurus anak dan membantu pendidikannya di panti asuhan
F1. Berjual-beli mobil bekas, sepeda motor, pesawat televisi atau barang-barang lainnya.
            Dari kedua uraian pekerjaan diatas, pilihlah salah satu yang Anda senangi. Misalnya anda lebih senangi mengurus anak dan membantu pendidikannya di panti asuhan maka berilah tanda silang kodenya A1.
            Untuk menuliskan jawaban itu d lembar jawaban, ikuti langkah-langkah berikut:
1.      Lihat embar jawaban bagian II
2.      Cari lajur A, yaitu sesuai dengan kode pekerjaan yang Anda pilih
3.      Cari angka 1 ( juga sesuai dengan nomor kode pekerjaan yang anda pilih ) yang terdapat pada deretan angka-angka di sebelah kanan huruf A itu.
4.      Beri tanda silang angka 1 itu sebagai berikut:
A               1                      4                      +10                  17       
B               =4                    15                    021                  34       
C               2                      _7                    11                   
D               8                      18                    31                   
E                5                      7                     
F                1                      5                     
…..
…..
L                ….
            Kerjakanlah setiap nomor pada halaman berikut menurut langkah-langkah seperti pada contoh. Dalam buku  tes ini ada 120 nomor bagian I dan 30 nomor bagian II. Anda tidak perlumemperhatikan dan pemikiran arti tanda +,0,= pada buku tes maupun lembar jawaban.

F.     Penilaian dan Interpretasi  Hasil Tes Minat Lee-Thorpe
Petunjuk penskoran berikut berlaku untuk penskoran secara manual, tidak dengan menggunakan fasilitas  komputer. Lembar jawaban yang telah diisi dapat diitung dengan mudah dan cepat. Lima tahap berikut ini dapat diikuti:
1.      Skor-skor bidang minat diperoleh melalui menggabungkan jumlah dua kolom sbb:
            A + C = skor bidang minat pribadi-sosial
            B + D = skor bidang minat natural
            E + G = skor bidang minat mekanik
            F + H= skor bidang minat bisnis
            I + K = skor bidang minat seni
            J + L = skor bidang minat sains
Metode skoring efisien mulai dari kolom paling atas dan hitung ke samping, catat skor tunggal pada tempat yang disediakan pada bagian bawah lembar jawaban. Lanjutkan ke kolom-kolom berikutnya sampai dengan L.
2.      Skor mentah unttuk tingkat minat diperoleh melalui menghitung jawaban bagian II dengan kombinasi kolom sebagai berikut:
 A + D  diberi skor 1 untuk tingkat 1= tugas rutin
B +  E diberi skor 1 untuk tingkat 2 = tugas keterampilan
C +  F diberi skor 1 untuk tingkat 3 = tugas profesional
3.      Tipe minat diskor melalui menghitung item-item terpilih yang dimiliki simbol-simbol tertentu (+,0, = atau -).
4.      Transfer skor mentah menjadi skor matang diperlukan untuk menentukan tingkat minat. Skor matang diperoleh melalui menstransfer skor tingkat 3 dikalikan 3 dan hasilnya dijumlahkan
5.      Mengkorversikan skor mentah kedalam persentil
Skor mentah pada setiap anak pada masing-masing bidang minat yang telah diperoleh sesuai dengan prosedur penilian, kemudian dikonversikan dengan skor persentil pada tabel norma tes minat.
6.      Membuat profil
Profil tes minat dibuat berdasarkan nilai persentil yang diperoleh anak pada masing-masing bidang minat yang dimiliki setiap anak. Untuk menggambarkan profil minat jabatan buatlah garis tebal (hiitamkan) garis vertikal sesuai dengan besarnya persentil yang dicapai anak.
7.      Kesimpulan
Kesimpulan dibuat berdasarkan profil hasil tes minat jabatan yang telah dibuat untuk masing-masing minat dengan kekuatan sbb:
-          Persentil 75 – 100 = sangat berminat
-          Persentil 50- 74  = berminat
-          Persentil 1- 49 = kurang berminat.






BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
1.      Lee dan thorpe (1956) mengembangkan instrumen inventori jabatan yang dirancang untuk mengukur dan menganalisis minat jabatan anak.
2.      Terdapat 6 bidang minat dalam tes minat lee thorpe yaitu bidang pribadi- sosial, bidang natural, bidang mekanik, bidang bisnis, bidang seni, dan bidang sains.
3.      Dalam tes minat lee thorpe terdapat 3 jeis tipe minat yaitu
·         Tipe verbal, menekakan penggunaan kata- kata dalam suatu dunia kerja.
·         Tipe manipulatif, apabila pekerjaan mensyaratkan penggunaan tangan.
·         Tipe komputasinal,merupakan gabungan penggunaan kata dan benda yang berisi item yag berhubungan dengan simbol atau konsep angka
4.      Tes lee thorpe terdiri atas dua bagian, bagian pertama terdiri dari 120 pasangan pekerjaan( 240 pekerjaan) dan bagian kedua terdiri dari 30 nomor soal (90 pekerjaan). Terdapat 40 item untuk setiap bidang minat yang terdiri atas 10 tingkat minat pekerjaan, 20 tingkat menengah, dan 10 tingkat profesional.
5.      Kesimpulan dalam menetapkan profil hasil tes minat dan jabatan anak ditetapkan berdasarkan norma presentil untuk setiap bidang minat dengan ketentuan:
·         Presentil 75-100             - sangat berminat
·         Presentil 50-74               - berminat
·         Presentil 1-49                 -tidak berminat

DAFTAR PUSTAKA


Daruma, A. R. 2003. Penggunaan Tes Psikologis. Makassar: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

1 comment: