Pages

Wednesday, September 6, 2017

Latihan Opening ( teknik mambuka pembicaraan ) konseling



Apabila klien menolak untuk mengungkapkan perasaannya maka konseli harus membuka percakapan (opening). Ajakan berbicara terbuka oleh konselor akan memberi kesempatan kepada konseli untuk mengungkapkan perasaannya secara bebas. Ajakan berbicara oleh konselor akan lebih efektif apabila disertai dengan sikap, cara duduk, gesture tubuh yang baik.
Tujuan latihan membuka percakapan yaitu untuk menguasai dua teknik dasar konseling yaitu:
1.      Mengajukan pertanyaan- pertanyaan yang memungkinkan jawaban- jawaban konseli/ klien
2.      Menggunakan rangsangan minimal untuk mendorong konseli berbicara.
Ada beberapa contoh pertanyaan yang dapat dilakukan pada tahap opening ini yaitu;
1.      Pertanyaan untuk Mendorong untuk memulai berbicara
a)      Apa yang anda akan kemukakan sekarang?
b)      Bagaimana keadaan anda sesudah pertemuan ini?
2.      Pertanyaan untuk mengungkapkan diri
a)      Dapatkah anda mengungkapkan lebih banyak tentang hal itu pada saya?
b)      Bagaiman perasaan anda ketika hal itu terjadi?
Prosedur latihan:
1.      Bentuk kelompok kecil beranggotakan 3-5 orang
2.      Sebagai persiapan untuk menjadi klien, pilihlah salah satu pokok masalah yang akan dilatihkan. Pilihlah salah satu laternatif maslah berikut ;
a)      Seorang siswa yang putus asa karena tinggal kelas.
b)      Seorang siswa yang bingung melanjutkan studi atau lanjut kerja setelah lulus sekolah.
3.      Setelah memilih salah satu alternative masalah diatas,, bayangkanlah bahwa masalah  yang anda pilih adalah masalah yang anda hadapi saat ini.
4.      Sebagai persiapan untuk menjadi konselor setiap anggota kelompok membuat membuat pertanyaan kunci yang akan digunakan untuk membuka percakapan dengan klien.

No comments:

Post a Comment