Pages

Saturday, October 7, 2017

pengertian, jenis dan cara menyusun angket atau kuisioner,



Angket atau kuisioner
Angket adalah salah satu instrument non tes yang berisi rangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis yang diberikan kepada responden dan harus dijawab secara tertulis pula. Dengan menggunakan angket, kita dapat memperoleh data secara praktis dalam jumlah yang besar dan dalam waktu yang singkat. Angket dapat mengungkap data yang belum dapat diperoleh melalui observasi. Angket dapat mengungkap Susana kejiwaan seperti tanggapan, pendapat, persepsi, sikap, prasangka dan lain sebagainya.
Berdasarkan bentuk pertanyaan yang terdapat dalam angket, angket dapat dibedakan menjadi tiga yaitu:
1.      Pertanyaan tertutup ( close question)
Pertanyaan tertutup yaitu pertanyaan yang jawabannya telah disediakan dalam kuisioner tersebut dan responden tinggal memilih jawaban tersebut. Jadi  responden tidak dapat memberikan jawaban secara bebas atau yag dikehendaki responden tersebut.
2.      Pertanyaan terbuka ( open question)
Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang meberikan kesempatan sebesar- besarnya kepada responden untuk memberikan jawaban terhadap pertanyaan responden tersebut. Biasanya pertanyaan terbuka digunakan apabila peneliti ingin melihat opini dari responden.
3.      Pertanyaan terbuka dan tertutup ( open and close question)
Pertanyaan model terbuka dan tertutup adalah campuran dari dua jenis model pertanyaan diatas. Dalam kuisioner seperti ini disamping pertanyaan terbuka terdapat juga pertanyaan terttutup
Angket memiliki beberapa kelebihan disbanding instrument non tes yang lain, antara lain:
1.      Penggunaan angket lebih efisien, baik ditinjau dari segi waktu, tenaga maupun biaya.
2.      Penggunaan angket relative labih cepat.
3.      Dapat mengumpulkan data dari banyak responden sekaligus.
4.      Dapat mengungkap imformasi yang bersifat pribadi yang tidak mungkin disampaikan secara langsung.
5.      Dapat dibuat anonym, sehingga responden jujur dan bebas dalam menjawab pertanyaan.
Adapun keterbasan dari penggunaan angket antara lain sebagai berikut:
1.      Memerlukan kecakapan membaca dan menulis.
2.      Tidak dapat menangkap unsur kejiwaan yang ditampilkan secara fisiologis seperti mimik wajah.
3.      Jawaban responden tidak dapat diklarisifikasi dengan mudah dan cepat.
4.      Tidak diketahui suasana responden sewaktu melakukan pengisian angket.
5.      Tidak memperoleh data yang sebenarnya  jika pemberian petunjuk pengisian angket tidak jelas atau tidak dimengerti responden.
Langkah- langkah  menyusun angket.
1.      Menentukan variable yang akan diteliti
2.      Menentukan definisi variable atau definisi operasional variable tersebut.
3.      Menentukan tujuan dari pembuatan angket.
4.      Menjelaskan landasan teori berdasarkan variable yang dipilih.
5.      Menyusun kisi- kisi instrument
aspek
Sub aspek
indikator
Item
Jumlah item
positif
negatif






6.      Menyusun item.

No comments:

Post a Comment